Tips Jitu Budidaya Cabai Merah

Tanaman cabai merah adalah salah satu jenis komoditas yang cukup di unggulkan di bidang pertanian,yang mana tanaman cabai merah ini paling atraktif dan cukup menjanjikan untuk di tanam. Ketika saat-saat tertentu,harga cabai merah ini bisa melambung naik hingga berlipat-lipa gandat,dan ketika musim paceklik atau masa panen sulit maka tak bisa di salahkan harga yang tadinya melambung naik akan merosot drastis. Hal ini membuat para petani yang ingin budidaya cabe merah akan menjadi tantangan tersendiri bagi para petani.

Tips Jitu Budidaya Cabai Merah

Di samping itu juga fluktuasi soal harga, budidaya cabai merah pun rawan dan cukup rentan dengan kondisi cuaca yang selalu berubah ubah dan yang paling sering ketika serangan hama sudah bermunculan. Terdapat berbagai cara untuk meminimalisir semua resiko tersebut, dan itu juga dibutuhkan biaya yang cukup mahal,dan juga  untuk budidaya cabai merah jenis hibrida ini anda akan dikenakan tarif yang fantastis melihat bahwa jenis hibrida ini memerlukan perlakuan yang cukup istimewa di banding dengan bibit cabe lokal.

Bibit cabai merah atau dalam istilah bahasa jawa bisa juga disebut lombok,tanaman ini adalah salah satu buah dan jenis tumbuhan dari anggota genus Capsicum. Buahnya ini dapat pula digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu pada dapur, tergantung bagaimana digunakan.

Cara pengendalian Hama dan Penyakit

Salah satu faktor pengganggu peningkatan produksi Cabai Merah adalah adanya serangan hama dan penyakit yang sangat fatal. Jika tanaman cabai merah ini kehilangan hasil produksi yang diakibatkan oleh serangan hama penyakit jenis busuk buah (Colletotrichum spp), ataupun bercak daun (Cercospora sp) dan cendawan tepung (Oidium sp.) yang berkisar antara 9% – 35%.

Maka anda bisa melakukan beberapa  trik serta Strategi pengendalian hama dan penyakit yang terjadi pada jenis tanaman Cabai Merah yang sangat diajurkan adalah penerapan pengendalian secara terpadu. Terdapat sebuah organisasi masyarakat yang di beri nama Pengendalian Hama Penyakit secara Terpadu (PHPT) ini dapat mencakup ke seluruh pengendalian kultur teknik, hayati (biologi), varietas yang tahan (resisten), fisik dan mekanik, dan cara kimiawi.

Baca Juga: Tips Budidaya Mangga Mahatir

Panen Cabai Merah ini sangat dipengaruhi oleh sebuah faktor akan jenis atau bisa juga tentang varietasnya, dan tentunya menentukan lingkungan tempat tanam. Di daerah dataran rendah, umumnya jenis tanaman Cabai Merah ini mulai akan dipanen pada umur sekitar 75-80 hari setelah pasca tanam. kemudian panen berikutnya akan dilakukan selang 2-3 hari sekali. Sedangkan yang berada di dataran tinggi (pegunungan), panen perdana bisa dimulai pada umur antara 90-100 hari setelah pasca tanam. Dan selanjutnya pemetikan buah akan dilakukan selang 6-12 hari sekali. Terdapat teknik khusus untuk sasaran ekspor, panen Cabai Merah akan dipilih pada tingkat kemasakan berkisar 85% – 90% dan saat itu juga warna buah akan merah-kehitaman. Di daerah dataran rendah, panen Cabai Merah untuk tujuan ekspor bisa diatur dalam 2 hari sekali sedangkan di dataran tinggi antara 4-8 hari sekali.

Berbagai manfaat cabe untuk kesehatan

Berikut adalah beberapa ulasan singkat tentang manfaat tanaman cabai merah

1. Penghilang rasa sakit

Pelepasan homon endorfin yang dirangsang oleh cabai merah ini dapat berperan penting sebagai penghilang rasa sakit alami. Selain itu, hormon endorfin juga dapat membuat seseorang menjadi ketergantungan.

Berikut ini rasa sakit yang mampu diredakan oleh tanaman cabai adalah penyakit jenis herpes zoster, bursitis, neuropati diabetes dan juga kejang otot yang terjadi pada area sekitar bahu, serta penyakit rematik. Capsaicin pada cabe bekerja sama dengan reseptor rasa sakit, adanya sensasi rasa panas mampu membuat ujung saraf berhenti mengirim sinyal sensasi rasa sakit.

2. Penurun berat badan

Capsaicin yang ada di dalam cabai merah ini dapat  dipercaya mampu mengurangi asupan kalori secara signifikan. Yang mana dari jumlah penelitian menunjukkan setidaknya terdapat 10 gram cabai merah yang mampu meningkatkan pembakaran pada area sekitar  lemak pada perempuan dan juga laki-laki. Memang tidak semua penelitian ini menemukan cara ini secara efektif, bahkan ada juga yang menemukan bahwa cara ini tidak bekerja sama sekali.

3. Detoksifikasi

Cabai merah ini bisa saling membantu proses detoksifikasi gastrointestinal dalam hal mencerna sebuah makanan baik makanan ringan maupun berat, dan secara cepat dapat membuang zat-zat yang tidak terpakai oleh tubuh. Selain itu,cabai merah ini juga mampu meningkatkan pasokan nutrisi ke dalam jaringan tubuh dengan proses yang begitu cepat.

4. Kesehatan kardiovaskular

Cabai merah ini merupakan tanaman yang mampu mengurangi kadar kolestrol yang mengendap di dalam darah dan juga pada level trigliserida. Penelitian yang didapat dari sumber ter[ercaya yakni oleh WHFood (The World’s of Healthiest Foodies) menunjukkan bahwa setidaknya terdapat 39 partisipan yang terdiri dari 19 perempuan dan 20 laki-laki), memakan potongan cabai merah selama kurun waktu selama 4 minggu, yang mana semuanya itu dibagi menjadi dua grup, grup yang satu untuk diet dengan mengkonsumsi cabe, dan yang satu lagi tidak melibatkan cabai. Dan hasilnya terbukti secara konkret bahwa grup yang memakan cabai merah ini, mempunyai level kolestrol dan trigliseridanya lebih rendah baik pada laki-laki maupun pada perempuan.

Membuat Pencernaan Menjadi Sehat

Selama ini telah banyak orang yang mengatakan bahwa cabai merah adalah salah satu penyebab seseorang  mendapatkan masalah terutama pada sistem pencernaan dan juga membuat perut terasa menjadi sakit. Hal tersebut ternyata tidaklah tepat dikarenakan bahwa ternyata menurut penelitian di amerika telah mengatakan bahwa mengkonsumsi cabe merah justru akan membuat pencernaan manusia  menjadi tambah sehat.

Kandungan capsaicin yang ada pada cabai merah mampu merangsang sejumlah mikroorganisme baik ada pada pencernaan yang itu akan meningkatkan penyerapan nutrisi yang berfungsi untuk sumber metabolisme. Tidak hanya itu saja, cabe merah ternyata juga sangat bermanfaat untuk mencegah gangguan kronis pada sistem pencernaan dan juga bisa membunuh bakteri penyebab tukak lambung.

Meringankan Rasa Nyeri

Di dalam Cabai merah banyak mengandung kandungan vitamin A, C, dan juga hidrokapsaisin, damar, zat yang mengandung warna kapsantin, karoten, kapsarubin, zeasantin, kriptosantin, clan lutein dan capsaicin yang mana kandungan tersebut  sangat baik bagi kesehatan tubuh. Kandungan capsaicin didalam cabe mampu menetralisir segala macam aktivitas kerja otak dan ketika adanya sinyal rasa sakit. Dengan terhalangnya sinyal-sinyal rasa sakit tersebut maka tentu saja akan membuat rasa sakit atau nyeri yang Anda rasakan akan berkurang.

Jenis-jenis Cabai Yang Terkenal Di Indonesia

1. Cabai putih

Karakteristik buah yang berbentuk relatif lebih besar dibandingkan dengan cabai merah, dan varian cabai ini mempunyai warna putih tulang ketika waktu muda dan akan berubah menjadi warna jingga ketika tua atau ketika telah matang.

3. Ceplik

Jenis ceplik ini merupakan tanaman cabai merah dengan buah yang cukup besar dan sangat panjang, rata-rata cabai ceplik ini memiliki warna hijau pada waktu muda dan berubah menjadi warna merah pada saat tua atau ketika matang.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>